Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
- PCI
- USB
- PCMCIA
- Compact Flash
Peripheral Component Interconnect
Interkoneksi komponen periferal (bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. PCI juga adalah suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya.
Komputer lama menggunakan slot ISA, yang merupakan bus yang lamban. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih digunakan sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on).
Spesifikasi bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai PCI vesi 1.0.
USB "Universal Serial Bus"
Bus Beruntut Semesta (USB) (bahasa Inggris: Universal Serial Bus) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.
Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.
Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya.
USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera digital, printer, hard disk, dan komponen networking. USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital.
Versi terbaru (hingga Januari 2005) USB adalah versi 2.0. Perbedaan paling mencolok antara versi baru dan lama adalah kecepatan transfer yang jauh meningkat. Kecepatan transfer data USB dibagi menjadi tiga, antara lain:
- High speed data dengan frekuensi clock 480.00Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ± 500ppm.
- Full speed data dengan frekuensi clock 12.000Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±0.25% atau 2,500ppm.
- Low speed data dengan frekuensi clock 1.50Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±1.5% atau 15,000ppm.
Protokol USB
Persinyalan USB
USB adalah host-centric bus di mana host/terminal induk memulai semua transaksi. Paket pertama/penanda (token) awal dihasilkan oleh host untuk menjelaskan apakah paket yang mengikutinya akan dibaca atau ditulis dan apa tujuan dari perangkat dan titik akhir. Paket berikutnya adalah data paket yang diikuti oleh handshaking packet yang melaporkan apakah data atau penanda sudah diterima dengan baik atau pun titik akhir gagal menerima data dengan baik.
Setiap proses transaksi pada USB terdiri atas:
- Paket token/sinyal penanda (Header yang menjelaskan data yang mengikutinya)
- Pilihan paket data (termasuk tingkat muatan) dan
- Status paket (untuk acknowledge/pemberitahuan hasil transaksi dan untuk koreksi kesalahan)
Nomor kaki (dilihat pada soket):
| Kaki | Fungsi | |
|---|---|---|
| 1 | VBUS (4.75–5.25 V) | |
| 2 | D− | |
| 3 | D+ | |
| 4 | GND | |
| Shell | Shield | |
Paket data umum USB
Data di bus USB disalurkan dengan cara mendahulukan Least Significant Bit(LSB). Paket-paket USB terdiri dari data-data berikut ini:
- Sync
Semua paket harus diawali dengan data sync. Sync adalah data 8 bit untuk low dan full speed atau data 32 bit untuk high speed yang digunakan untuk mensinkronkan clock dari penerima dengan pemancar. Dua bit terakhir mengindikasikan dimana data PID dimulai.
- PID (Packet Identity/Identitas paket)
Adalah field untuk menandakan tipe dari paket yang sedang dikirim. Tabel dibawah ini menunjukkan nilai-nilai PID:
| Group | Nilai PID | Identitas Paket |
|---|---|---|
| Token | 0001 | OUT Token |
| Token | 1001 | IN Token |
| Token | 0101 | SOF Token |
| Token | 1101 | SETUP Token |
| Data | 0011 | DATA0 |
| Data | 1011 | DATA1 |
| Data | 0111 | DATA2 |
| Data | 1111 | MDATA |
| Handshake | 0010 | ACK Handshake |
| Handshake | 1010 | NAK Handshake |
| Handshake | 1110 | STALL Handshake |
| Handshake | 0110 | NYET (No Response Yet) |
| Special | 1100 | PREamble |
| Special | 1100 | ERR |
| Special | 1000 | Split |
| Special | 0100 | Ping |
Ada 4 bit PID data, supaya yakin diterima dengan benar, 4 bit di komplementasikan dan diulang, menjadikan 8 bit data PID. Hasil dari pengaturan tersebut adalah sebagai berikut.
| PID0 | PID1 | PID2 | PID3 | nPID0 | nPID1 | nPID2 | nPID3 |
- ADDR (address)
Bagian alamat dari peralatan dimana paket digunakan. Dengan lebar 7 bit, 127 peralatan dapat disambungkan. Alamat 0 tidak sah, peralatan yang belum terdaftar harus merespon paket yang dikirim ke alamat 0.
- ENDP (End point)
Titik akhir dari field yang terdiri dari 4 bit, menjadikan 16 kemungkinan titik akhir. Low speed devices, hanya dapat mempunyai 2 tambahan end point pada puncak dari pipe default. (maksimal 4 endpoints)
- CRC
Cyclic Redundancy Check dijalankan pada data di dalam paket yang dikirim. Semua penanda (token) paket mempunyai sebuah 5 bit CRC ketika paket data mempunyai sebuah 16 bit CRC.
- EOP (End of packet)
Akhir dari paket yang disinyalkan dengan satu angka akhir 0 (Single Ended Zero/SEO) untuk kira-kira 2 kali bit diikuti oleh sebuah J 1 kali.
Data yang dikirim dalam bus USB adalah salah satu dari 4 bentuk, yaitu control, interrupt, bulk, atau isochronous.
Perancangan peralatan yang menggunakan USB
Untuk membuat suatu peralatan yang dapat berkomunikasi dengan protokol USB tidak perlu harus mengetahui secara rinci protokol USB. Bahkan kadang tidak perlu pengetahuan tentang USB protokol sama sekali. Pengetahuan tentang USB protokol hanya diperlukan untuk mengetahui spesifikasi yang dibutuhkan untuk alat kita. Pada kenyataannya untuk mengimplemetasikan USB protokol di FPGA ataupun perangkat bantu lain sangat tidak efisien dan banyak waktu terbuang untuk merancangnya. Menggunakan kontroler USB sangat lebih dianjurkan dalam membuat alat yang dapat berkomunikasi melalui protokol ini. Kontroler USB mempunyai banyak macam bentuk, dari microcontroller berbasis 8051 yang mempunyai input output USB secara langsung sampai pengubah protocol dari serial seperti I2C bus ke USB.
USB controller biasanya dijual dengan disertai berbagai fasilitas yang mempermudah pengembangan alat, diantaranya manual yang lengkap, driver untuk windows XP, contoh code aplikasi untuk mengakses USB, contoh code untuk USB controller, dan skema rangkaian elektronikanya.
Dalam sisi pengembangan software aplikasi dalam personal computer, komunikasi antar hardware di dalam perangkat keras USB tidak terlalu diperhatikan karena Windows ataupun sistem operasi lain yang akan mengurusnya. Pengembang perangkat lunak hanya memberikan data yang akan dikirim ke alat USB di buffer penyimpan dan membaca data dari alat USB dari buffer pembaca. Untuk driver pun kadang-kadang Windows sudah menyediakannya, kecuali untuk peralatan yang mempunyai spesifikasi khusus kita harus membuatnya sendiri.
PCMCIA
Dalam komputasi, PC Card (PCMCIA Card awalnya) adalah faktor bentuk antarmuka perangkat yang dirancang untuk komputer laptop. Kartu PC standar (serta ExpressCard penggantinya) didefinisikan dan dikembangkan oleh Computer Memory Card International Association Pribadi (PCMCIA) yang itu sendiri diciptakan oleh sejumlah perusahaan industri komputer di Amerika Serikat untuk menawarkan standar untuk memori ekspansi kartu yang akan bersaing dengan standar kartu memori JEIDA dikembangkan di Jepang. Ini diciptakan oleh Jacob D. Holm pada tahun 1986, dan pada tahun 1991 dua standar bergabung sebagai JEIDA 4,1 atau PCMCIA 2.0 (PC Card).
PC Card ini awalnya dirancang untuk ekspansi penyimpanan komputer, tetapi keberadaan standar umum yang dapat digunakan untuk peripheral notebook menyebabkan berbagai jenis perangkat yang dibuat tersedia dalam bentuk ini. Khas termasuk perangkat kartu jaringan, modem, dan hard disk. Kartu-kartu itu juga digunakan pada awal kamera SLR digital, seperti seri Kodak DCS 300. Penggunaan asli, sebagai ekspansi penyimpanan, tidak lagi umum.
Banyak notebook pada 1990-an memiliki dua tipe-II yang berdekatan slot, yang memungkinkan pemasangan dua tipe-II kartu, atau satu ganda ketebalan, jenis-III kartu. Port kartu PC telah digantikan oleh antarmuka ExpressCard lebih cepat, tetapi beberapa komputer portabel modern masih menggunakannya.
PC Card ini awalnya dirancang untuk ekspansi penyimpanan komputer, tetapi keberadaan standar umum yang dapat digunakan untuk peripheral notebook menyebabkan berbagai jenis perangkat yang dibuat tersedia dalam bentuk ini. Khas termasuk perangkat kartu jaringan, modem, dan hard disk. Kartu-kartu itu juga digunakan pada awal kamera SLR digital, seperti seri Kodak DCS 300. Penggunaan asli, sebagai ekspansi penyimpanan, tidak lagi umum.
Banyak notebook pada 1990-an memiliki dua tipe-II yang berdekatan slot, yang memungkinkan pemasangan dua tipe-II kartu, atau satu ganda ketebalan, jenis-III kartu. Port kartu PC telah digantikan oleh antarmuka ExpressCard lebih cepat, tetapi beberapa komputer portabel modern masih menggunakannya.
CompactFlash
CompactFlash (CF) adalah format penyimpanan massal perangkat yang digunakan dalam perangkat elektronik portabel. Kebanyakan perangkat CompactFlash mengandung memori flash dalam kandang standar. Format ini pertama kali ditetapkan dan diproduksi oleh SanDisk pada tahun 1994 . Format fisik sekarang digunakan untuk berbagai perangkat.
CompactFlash menjadi yang paling sukses dari format kartu memori awal, melebihi Kartu Miniatur, SmartMedia, dan PC Card Tipe I pada popularitas. Format selanjutnya, seperti MMC / SD, Memory berbagai format Stick, dan xD-Picture Card menawarkan persaingan yang ketat. Kebanyakan dari kartu ini lebih kecil dari CompactFlash sementara menawarkan kapasitas yang sebanding dan kecepatan. Format kartu memori proprietary untuk digunakan dalam audio profesional dan video, seperti P2 dan SxS, secara fisik lebih besar, lebih cepat, dan lebih mahal.
CompactFlash tetap populer dan bahkan didukung dalam beberapa perangkat baru. Sebagai contoh, pada tahun 2008, Sony memilih CompactFlash sebagai media perekaman untuk perekam video HVR-MRC1K tapeless atas kartu MemoryStick lebih kecil atau mahal SxS kartu. Pada tahun 2010, Canon memilih CompactFlash sebagai media perekam untuk baru yang profesional definisi tinggi kamera video, dan Ikegami perangkat catatan digital video ke kartu CompactFlash melalui adaptor.
Pada bulan November 2010, Sandisk, Sony dan Nikon mengusulkan format kartu generasi berikutnya ditargetkan pada camcorder definisi tinggi dan tinggi resolusi kamera digital foto; tidak kompatibel, format yang diusulkan akan datang dalam faktor bentuk yang sama seperti CF / CFast tetapi didasarkan pada SATA ], bukan ATA dan akan menawarkan kecepatan baca 500 Mbyte / s dan kemampuan penyimpanan melampaui 2 TIB [8]. masih belum jelas apakah CFA akan mengadopsi proposal ini, sebagai CF 5.0 sudah mendukung media sampai dengan 128 PIB dan CF 6.0 menambahkan kecepatan hingga 167 Mbyte / s, sedangkan CFast SATA berbasis sudah mendefinisikan kecepatan hingga 300 Mbyte / s.
CompactFlash menjadi yang paling sukses dari format kartu memori awal, melebihi Kartu Miniatur, SmartMedia, dan PC Card Tipe I pada popularitas. Format selanjutnya, seperti MMC / SD, Memory berbagai format Stick, dan xD-Picture Card menawarkan persaingan yang ketat. Kebanyakan dari kartu ini lebih kecil dari CompactFlash sementara menawarkan kapasitas yang sebanding dan kecepatan. Format kartu memori proprietary untuk digunakan dalam audio profesional dan video, seperti P2 dan SxS, secara fisik lebih besar, lebih cepat, dan lebih mahal.
CompactFlash tetap populer dan bahkan didukung dalam beberapa perangkat baru. Sebagai contoh, pada tahun 2008, Sony memilih CompactFlash sebagai media perekaman untuk perekam video HVR-MRC1K tapeless atas kartu MemoryStick lebih kecil atau mahal SxS kartu. Pada tahun 2010, Canon memilih CompactFlash sebagai media perekam untuk baru yang profesional definisi tinggi kamera video, dan Ikegami perangkat catatan digital video ke kartu CompactFlash melalui adaptor.
Pada bulan November 2010, Sandisk, Sony dan Nikon mengusulkan format kartu generasi berikutnya ditargetkan pada camcorder definisi tinggi dan tinggi resolusi kamera digital foto; tidak kompatibel, format yang diusulkan akan datang dalam faktor bentuk yang sama seperti CF / CFast tetapi didasarkan pada SATA ], bukan ATA dan akan menawarkan kecepatan baca 500 Mbyte / s dan kemampuan penyimpanan melampaui 2 TIB [8]. masih belum jelas apakah CFA akan mengadopsi proposal ini, sebagai CF 5.0 sudah mendukung media sampai dengan 128 PIB dan CF 6.0 menambahkan kecepatan hingga 167 Mbyte / s, sedangkan CFast SATA berbasis sudah mendefinisikan kecepatan hingga 300 Mbyte / s.

No comments:
Post a Comment